ALAM TAK LAGI RAMAH: Pemalang Dikepung Teror Cuaca Ekstrem, Penyakit, hingga Satwa Liar!
PEMALANG,JURNAL TIPIKOR – Jangan lengah! Meski kalender sudah memasuki penghujung Maret, langit Pemalang rupanya belum mau berkompromi.
Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih konsisten mengguyur, membawa serta ancaman tersembunyi yang siap menerkam warga yang tidak waspada.
Hujan yang biasanya turun pada sore hingga malam hari ini kerap dibarengi dengan angin kencang dan kilatan petir yang mencekam. Fenomena ini bukan sekadar rintik biasa, melainkan pengingat akan potensi bencana alam yang nyata di depan mata.
Tragedi Bantarbolang: Alarm Keras bagi Warga
Masih segar di ingatan, musibah memilukan terjadi pada awal Maret lalu (4/3). Hujan deras dan angin kencang mengamuk di jalur Pemalang-Purwokerto, tepatnya di Kecamatan Bantarbolang. Sejumlah pohon bertumbangan menutupi akses jalan.
Nahas, satu orang dilaporkan menjadi korban akibat tertimpa tiang listrik yang ikut roboh akibat terjangan angin. Kejadian ini menjadi bukti sahih bahwa cuaca saat ini tidak bisa dianggap remeh.
Waspada Penyakit: Dari Nyamuk hingga Virus
Selain ancaman fisik dari alam, kesehatan masyarakat kini berada di titik nadir. Perubahan cuaca yang tidak menentu menjadi ladang subur bagi penyebaran penyakit.
- Gangguan Pernapasan: Flu, batuk, pilek, dan demam tinggi kini menjadi keluhan umum di puskesmas dan klinik.
- Ancaman Gigitan Nyamuk: Masyarakat melaporkan adanya lonjakan populasi nyamuk yang signifikan.
Hal ini meningkatkan risiko penyakit mematikan seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) yang wajib diwaspadai.
Teror ‘Tamu Tak Diundang’ di Dalam Rumah
Ancaman tidak hanya berhenti di luar ruangan. Kondisi tanah yang basah dan lubang yang tergenang air memaksa predator melata mencari tempat berlindung yang kering—dan itu seringkali adalah rumah Anda.
“Masyarakat harus ekstra hati-hati. Hewan berbisa seperti ular dan kalajengking seringkali menyelinap masuk ke pemukiman warga saat frekuensi hujan meningkat,” tulis laporan tersebut.
Prakiraan Hingga April: Jangan Kendurkan Penjagaan!
Berdasarkan pantauan terkini, potensi hujan diprediksi masih akan menghantui wilayah Pemalang hingga awal April mendatang. Masyarakat diimbau untuk:
- Rutin memangkas dahan pohon yang rimbun di sekitar rumah.
- Menjaga kebersihan lingkungan (PSN) untuk menekan populasi nyamuk.
- Memastikan celah pintu dan lubang air tertutup rapat agar satwa liar tidak masuk.
- Menjaga imunitas tubuh dengan asupan vitamin dan istirahat cukup.
Tetap waspada, Pemalang! Bencana tidak memberikan undangan sebelum datang.
Pewarta : JT Pemalang

