
BANDUNG, JURNAL TIPIKOR – Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem media yang sehat melalui peningkatan kualitas jurnalis. Bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Pemdaprov Jabar menjadwalkan penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada tahun 2026 mendatang.
Pelaksanaan UKW tersebut direncanakan berlangsung di dua titik strategis, yakni Kota Bandung dan Kabupaten Majalengka. Kota Bandung akan menjadi lokasi pembuka yang dijadwalkan pada Februari 2026.
Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat, Bayu Rahkmana, menyampaikan bahwa wartawan merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendistribusikan informasi kepada publik. Oleh karena itu, standar kompetensi yang mumpuni menjadi aspek yang sangat diperhatikan oleh pemerintah.
“Kami mendukung media dalam bentuk peningkatan kompetensi. Pemdaprov Jabar menganggap wartawan sebagai rekan kerja dalam menyebarkan informasi, sehingga kompetensinya perlu dipikirkan secara serius,” ujar Bayu dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Pers di Kantor Diskominfo Jabar, Jumat (19/12/2025).
Baca juga KPK Tetapkan Kajari Hulu Sungai Utara sebagai Tersangka Pemerasan, Satu Pejabat Kejaksaan Buron
Mendorong Ekosistem Media yang Sehat
Berdasarkan data Dewan Pers, hingga akhir tahun 2024, tercatat sekitar 30.000 jurnalis di Indonesia telah memiliki sertifikat kompetensi. Langkah Pemdaprov Jabar ini diharapkan dapat menambah jumlah jurnalis bersertifikasi, khususnya di wilayah Jawa Barat.
Selain melalui UKW, dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan media massa diwujudkan melalui:
- Keterbukaan Informasi Publik: Membuka akses informasi seluas-luasnya bagi jurnalis.
- Edukasi Masyarakat: Memastikan informasi yang sampai ke tangan publik bersifat mencerdaskan dan objektif.
- Keberlanjutan Industri: Menjaga ekosistem media tetap tumbuh meski di tengah tantangan alokasi anggaran.
“Alokasi anggaran tahun ini mungkin berkurang, tetapi semoga tidak mengurangi kualitas pemberian informasi kepada masyarakat. Fokus kita tetap mencoba mencerdaskan masyarakat,” tambah Bayu.
Baca juga Heboh! Warga MBG Bakar Fasilitas Polsek Usai Isu Tangkap Lepas Narkoba
Harapan Regulasi dan Keberlangsungan Media
Senada dengan hal tersebut, Plt. Ketua PWI Jabar, Ahmad Syukri, menyambut baik inisiatif pemerintah. Ia berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada peningkatan skill individu, tetapi juga menyentuh aspek struktural.
“Kami berharap pemerintah ikut campur tangan mendukung keberlangsungan kehidupan media. Implementasi nyatanya bisa berupa pembentukan regulasi yang mendukung eksistensi dan kesehatan industri media massa,” kata Ahmad Syukri.
Melalui sinergi antara Pemdaprov Jabar dan PWI, diharapkan pers di Jawa Barat dapat terus bertransformasi menjadi pilar demokrasi yang bertanggung jawab, edukatif, jujur, dan objektif.(*)
Kontak Media:
Humas Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat





Hey there. Took a peek at ketquasoxo recently – good design. Standard stuff for the most part, but it seems to work well with no glitches so far. Consider testing it at ketquasoxo.