
Jakarta, JURNAL TIPIKOR — Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) menginstruksikan seluruh jajarannya, dari tingkat Polda hingga Polsek, untuk melindungi kerja wartawan yang meliput di lapangan.
Imbauan ini dikeluarkan menyusul beberapa insiden kekerasan yang dialami jurnalis oleh oknum kepolisian.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri,
Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa Polri memandang media sebagai mitra strategis.
“Kami meminta seluruh jajaran untuk melindungi kerja profesi wartawan dan jurnalis yang objektif dan profesional, serta bekerja sama dalam setiap aktivitas,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.
Baca juga Puskesmas Sekarwangi Cibadak Gelar PKG Dan Pengobatan Gratis Di Acara Samawa
Menurutnya, media memiliki peran vital dalam menyebarkan informasi mengenai kinerja Polri, program pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), pelayanan publik, dan berbagai program strategis lainnya.
Menanggapi Insiden Kekerasan Jurnalis
Imbauan ini menanggapi dua kasus kekerasan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir:
- Pengeroyokan di Serang: Pada Kamis (21/8), seorang jurnalis dan petugas humas Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) diduga menjadi korban pengeroyokan saat meliput sidak KLH di PT Genesis Regeneration Smelting, Serang. Setelah penyelidikan, seorang anggota Brimob berinisial Briptu TG ditetapkan sebagai tersangka. Menurut Kabid Propam Polda Banten, Kombes Pol. Murwoto, keterlibatan Briptu TG diduga karena terpancing emosi sesaat.
- Pada Senin (25/8), jurnalis foto ANTARA bernama Bayu Pratama Syahputra menjadi korban pemukulan saat meliput demonstrasi di depan Gedung DPR, Jakarta. Insiden ini mengakibatkan kamera Bayu rusak dan ia mengalami luka memar.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri, menyampaikan penyesalannya atas insiden yang menimpa Bayu.
BaKPK Jadwalkan Pemeriksaan Orang Terdekat Mantan Menag Terkait Kasus Korupsi Haji
Melalui Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ade Ary, Kapolda telah menginstruksikan jajarannya untuk lebih melindungi jurnalis di lapangan, terutama saat meliput aksi demonstrasi.
Dengan adanya imbauan ini, Polri berkomitmen untuk memastikan jurnalis dapat menjalankan tugasnya dengan aman dan profesional, tanpa rasa takut akan kekerasan dari pihak manapun, termasuk oknum kepolisian.
Sumber : Antara
Its like you read my mind You appear to know so much about this like you wrote the book in it or something I think that you can do with a few pics to drive the message home a little bit but other than that this is fantastic blog A great read Ill certainly be back