
JURNAL TIPIKOR – SEKOLAH PEMIKIRAN HATTA, DAN MATA KULIAH KOPERASI
“ Kurir : Maaf, dengan pak Awi.
Aku : Betul?.
Dialog singkat saya dengan seorang kurir (Senin, Siang (23 /12-25). Saya, baca pengirimnya Hendarsama Marantoko. Seorang kawan, politisi, lawyer dan aktivis muda. Wajahnya, sangat dekat jika ada perbincangan terkait situasi politik nasional, terutama jika bicara masalah Partai gerindra dan Sang Presiden. Hadiah tutup tahun dan menjelang tahun yang baru.
Tidak pikir lama, plastiknya langsung saya buka. “Wau, sebuah buku Karya Lengkap Bung Hatta, jilid 6 dengan judul; Gerakan Koperasi dan Perekonomian Rakyat, terbitan LP3ES”. Buku, yang berisikan pemikiran-pemikiran ekonomi koperasi dari sang Bapak Koperasi Muhammad Hatta.
Sekelumit, cerita senin siang penuh kejutan dan mendorongku untuk mengambil laptop Acer usang. Jari, jemariku langsung bersetuhan dengan tuts-tuts yang sudah mulai hilang hurufnya. Angan, ku menerawang pada dua sahabat lama dalam perjuangan “Margono – Hatta”. Margono-Hatta, dua tokoh pemikir ekonomi koperasi.
Siapa Margono ?
Margono, adalah tokoh pendiri Yayasan Hatta tahun 1950 lalu. Yayasan yang bertujuan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan, untuk mneningkatkan kecerdasan generasai penerus bangsa. Kita tahu, Margono juga adalah tokoh bangsa yang mendirikan Bank BNI Margono. Margono lahir di Purbalingga 16 Mei 1894, wafat di Jakarta 25 Juli 1978 di makamkan di Pemakaman Keluarga di Dawuhan Banyumas.
Lalu, muncul pertanyaan Margono memahami semangat dari ekonomi koperasi darimana?. Margono, adalah pejuang diplomasi ulung dan tokoh ekonomi nasional. Selama, pendudukan Jepang, Margono bekerja di Shomin Ginko (cikal bakal BRI). Saat, di Shomin Ginko, Margono bertugas mengurus bahan makanan, penyuluhan petani, dan mengawasi rumah gadai. Pekerjaannya di Shomin Ginko inilah yang membawanya sering berdiskusi dengan Bung Hatta, tokoh nasional yang konsen dalam pergerakan ekonomi rakyat.
Persahabatan, keduanya mengibaratkan dua tokoh ini seakan tak terpisahkan, jika berbicara tentang ekon0omi berbasis kepentingan rakyat. Dan, tentu kesamaan pemikiran ini, menyatukan hati keduanya untuk menyusun upaya konkret untuk kedaulatan ekonomi bangsa, dengan usaha koperasi. Untuk, didikasinya pada sang sahabat, Margono menginisiasi berdirinya Yayasan Hatta tahun 1950. Yayasan Hatta, memiliki perpustakaan modern yang dilengkapi lebih dari 30.000 eksemplar buku koleksif Bung Hatta, karya dan lainnya
Komitmen Margono, pada pemberdayaan ekonomi rakyat, makin terbukti ketika dia terlibat pada upaya diplomasi Indonesia untuk mendapatkan pengakuan internasional, mulai dari pengiriman beras ke India oleh Perdana Menteri Syahrir. Puncak karyanya, adalah ketika terjadi Agresi Militer Belanda II tahun 1948, dengan menjual sekitar 7 ton emas ke Macau untuk membiayai kkebutuhan pangan, biaya diplomasi, dan persediaan perang melawan Belanda. Margono berperan hingga tercapainya pengakuan Indonesia secara de facto dan de jure.
Koperasi Merah Putih, Inspirasi Dari Margono Hatta
Hadirnya Program Koperasi Merah Putih Presiden Prabowo Subianto (PS) tidak bisa dilepaskan dari pengaruh pemikiran dan komitmen dari sang kakek kepada pertumbuhan ekonomi berbasis kemandirian rakyat. Sehingga, untuk mewujudkan cita-cita luhur sang kakek, sang cucunya Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menetapkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Kopdes/Kelurahan Merah Putih, Kamis (8/5).
Dalam program ini, presiden tidak tanggung tanggung melibatkan semua kementerian dan badan, dibawah koordinasi dari Menko Pangan. Sedangkan, leading sektor )PIC) dari program ini adalah menteri koperasi.
Prabowo memiliki kemiripan pemikiran dengan sang kakek dan Bung Hatta. Dimana, untuk menjadi bangsa yang kuat harus dimulai dari kedaulatan ekonomi bangsa di garis akar rumput–perdesaan. Hal ini pula, maka pembentukan koperasi merah putih didorong ada di tingkat terendah pemerintahan, yakni desa dan kelurahan. Mengingat, badan usaha koperasi yang dirasa sesuai dengan sistem dan kepribadian bangsa, yang kuat semangat tolong menolong, gotong royong, dan tidak bertentangan dengan kepribadian bangsa, baik secara kultural, budaya, sosiologis dan antropologis.
Bahkan, Bung Hatta, dalam buku “Membangun Koperasi dan Koperasi Membangun”, menyatukan kepribadian bangsa itu dalam kosa kata Social Capital. Modal Sosial merupakan konsep multidipliner yang dikajian melalui penelitian, baik secara sosilogis, antropologis, ekonomi dan kebudayaan menekankan kepribadian bangsa. Konsepsi Social capital ini, oleh Bung Hatta dijadikan tujuh (7) nilai dasar sebagai spirit koperasi. Dimana, Koperasi lahir sebagai thesis kebenaran untuk menggerakkan kepercayaan (trust); Koperasi hadir sebagai penjewantahan keadilan dalam usaha bersama; Koperasi ada untuk perwujudan nilai-nilai kebaikan dan kejujuran; Koperasi ada untuk penegasan rasa tanggung jawab dalam individualitas dan solidaritas; Koperasi untuk teguhkan pepahaman yang sehat, cerdas, dan tegas; Koperasi untuk kuatkan komitmen kemauan diri setiap individu untuk menolong diri sendiri; dan Koperasi yang menggerakkan keswasembadaan serta otoaktiva. Dan, yang ketujuh adalah Koperasi adalah perwujudan pada kesetiaan dalam kekeluargaan.
Untuk mewujudkan 7 nilai dasar itu, tentu membutuhkan kemampuan Sumber daya Manusia (SDM). SDM koperasi yang mengerti, memahami dan memiliki kekuatan empati sosial untuk kedaulatan rakyat. Tata kelola, koperasi tidak bisa disamakan dengan tata kelola manajemen usaha lainnya. Kita tahu, koperasi memiliki keunikan, Keunikan itu, mulai dari tata manajemen (administrasi, pembukuan, akuntasi, leadership), Jenis Usaha, dan kekuatan pasar. Koperasi, sesungguhnya sangat naif bila tidak majuatau tidak mampu bersaingan dengan jenis usaha lain. Jika pemahaman dan edukasi itu telah menjadsi roh dari rakyat.
Satu dari kekuatan dari koperasi adalah adnya istilah dual identity (identitas ganda), dimana koperasi telah memiliki pasar captive (tetap) yakni anggota, yang sekaligus sebagai pemilik dari koperasi. Kekuatan ini, seharusnya mutlak disadari dari setiap anggota dan manajemen. Inilah, keyword utama dan penting dari “Koperasi”.
Sekolah Pemikiran Bung Hatta dan Mata Kuliah Koperasi
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto menegaskan bahwa mahasiswa perlu dibekali nilai, prinsip, dan praktik koperasi sejak di bangku kuliah (Kompas.Com, 22/12/25). Brian, menyatakan bahwa koperasi bukan sekadar konsep ekonomi lama, melainkan instrumen strategis yang relevan untuk menjawab tantangan ketimpangan ekonomi dan pembangunan berbasis masyarakat. Mendikti akan kembali memasukan koperasi sebagai mata kuliah utama disetiap jurusan di perguruan tinggi.
Brian menyampaikan bahwa nilai-nilai koperasi akan diintegrasikan ke dalam sejumlah mata kuliah wajib di perguruan tinggi, termasuk yang berkaitan dengan ekonomi Pancasila. Demi wujudkan itu Mendikti akan membangun kerjasama lintas kementerian untuk perkuat peran koperasi, mulai dari menghidupkan lagi koperasi mahasiswa (kopma) dan koperasi siswa (kopsis) dan koperasi Santri (Kopsantri) di seluruh lembaga pendidikan di Indonesia.
Komitmen tersebut, telah ditanda tangani nota kesepahaman bersama beberapa kementerian terutama Kementerian Koperasi.
Sementara, kementerian koperasi telah lebih dahulu merencanakan mendirikan sekolah pemikiran Bung Hatta, dengan Yayasan Bung Hatta yang ditanda tangai oleh Halida Hatta dan Ferry Joko Juliantono. Sekolah Pemikiran Bung Hatta ini, sebagai bentuk penjawantahan pengejawantahan terhadap pemikiran-pemikiran konstruktifnya, khususnya terkait dengan pembangunan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.
Ferry Juliantono mengatakan bahwa Bung Hatta merupakan tokoh pendiri koperasi nasional yang terbukti mampu membangun perekonomian rakyat melalui koperasi. Ferry menilai Kemenkop sangat membutuhkan masukan atau dukungan dari Yayasan Hatta agar dalam menjalankan mandat dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan koperasi sebagai tumpuan ekonomi rakyat dapat berjalan dengan baik.
“Kami dari Kemenkop akan mendukung Yayasan Hatta, karena buah pikiran dari Bung Hatta sarat dengan ideologi koperasi dan kebetulan kami di Kemenkop punya gerakan koperasi sehingga ada benang merahnya,” kata Ferry dikutip dari keterangannya di Jakarta, Rabu.
Sementara itu, Direktur Yayasan Hatta Halida Nuriah Hatta mengatakan Bung Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia memiliki banyak gagasan dalam membangun kemajuan bangsa melalui koperasi. Untuk itu sudah sepantasnya semua gagasan tersebut dapat dijadikan rujukan oleh pemerintah dalam menentukan berbagai kebijakan-kebijakan yang pro terhadap rakyat kecil khususnya bagi masyarakat desa. “Kolaborasi ini sangat penting agar kita bisa menjangkau lebih banyak lagi,” kata Halida menutup perbincangan di Gedung Sekolah Paska Sarjana (MM) Unpad beberapa waktu kebelakang.
Ikopin Apa Kabarmu, Kini ?
Ikopin apa kabarmu?. Apakah engkau baik-baik saja atau lagi alergi diri. Sudah, setahun semua elemen negeri berbicara tentang koperasi. Terlibat dalam diskusi dan diskursus terkait koperasi. Program Koperasi merah Putih Pemerintahan Prabowo. Atau, penulis yang selalu terlewatkan perbincangan dan pernyataan dari kita yang melekat nama koperasi di jarinya.
Lalu, “anganku”, melayang ke tahun 90-an (terutama 92–98), saat kita masih sering hilir mudik menghitung anak tangga kampus. Kala, itu rasanya kita masuk dalam sebuah Indonesia mini. Kita bisa ketemu dan bercengkrama, dengan anak negeri dari Sabang–Merauke, Miangas–Pulau Rote. Semua, ada ribuan anak negeri dengan jaket kuning–melambangkan kemakmuran mencolok keluar masuk pintu gerbang gedung megah itu.
Kini, keriuhan itu makin meredup. Gedung megah itu, tidak lagi jadi magnet anak negeri. Hingga, muncul sebuah tanya “apa kabarmu, Ikopin?”. Sisi yang lain, di group-group alumni, bermunculan dialektika akademis dan penuh nuansa kita “hebat dan besar”. Namun, saat kita menjelajah media, atau lembaga-lembaga negara ternyata perbincangan yang penuh kebanggaan di group medsos itu, sudah lama tak terdengar lagi, nama kita.
Kenyataanya, kita tidak sadar sesungguhnya jauh hari, kita telah terlibas jaman. Bisa, kita kini hanya ada seputaran jatinangor/ Bandung Raya, dengan sedikit kaget “emang Ikopin masih ada?”. Kondisi, tanya ini makin memprihatinkan, ketika kita berani beranjak meninggalkan Pulau Jawa untuk sedikit menjelajah indahnya negeri. Nama besar itu, makintak terdengar. Yang tersisa, imbuhan “oh, Ikopin atau dilembaran kertas kurikulum vitae”.
Kehadiran Program Koperasi Merah Putih yang seharusnya jadi momentum kita kembali mengibarkan bendera kebanggaan iitu. Koperasi. Kita, seakan gagap untuk mengambil momentum itu, agar kembali mengembalikan memori pemanggil kebijakan di republik ini. Program diluncurkan, kita tak dilirik. Lirikan ada secara personal, dengan bendera personal akademisi. Contoh, kala penyusunan “roadmapp” yang infonya, akan dilauching dengan kepres medio awal tahun 2026. Emang, ada keterlibatan alumni Ikopin. Bukan Institusi Ikopin.
Kita, masih ingat dulu ketika bicara koperasi, kita sering menemukan karya tulis dan narasumber sebagai acuan penguatan dari media dan negara. Ya, kita ingat nama Prof Yuyun Wirasasmita, Prof Herman Suwardi, Dr.Suwandi, atau aktivis Lapenkop Yuzri Suhud. Kala itu, media masih mengejar mereka sebagai narasumber untuk dimintai tanggapannya.
Kini…..?.
Ada kesan, kita alergi berhubungan dengan media: alergi menyampaikan ide, gagasan, konsep, kajian, aktivitas atau sekedar ikut untuk dibully. Ya, “quo vadis kita?”, aja deh.
(Red)



Tham gia QQ88, người chơi có thể trải nghiệm đa dạng trò chơi cá cược chất lượng cao, từ casino trực tuyến đến bắn cá đổi thưởng. Nhà cái chú trọng bảo mật, tốc độ và trải nghiệm người dùng.
New88 là thương hiệu cá cược trực tuyến uy tín, mang đến cho người chơi kho giải trí đa dạng gồm cá cược thể thao, casino live, bắn cá, slot game và nhiều trò chơi hấp dẫn khác. Với nền tảng hiện đại, giao diện thân thiện, hệ thống bảo mật an toàn cùng tốc độ truy cập mượt mà, New88 đảm bảo mang lại trải nghiệm cá cược minh bạch và tiện lợi. Đặc biệt, các chương trình khuyến mãi giá trị và dịch vụ chăm sóc khách hàng 24/7 đã giúp New88 trở thành lựa chọn hàng đầu cho cộng đồng đam mê cá cược trực tuyến.
Thông tin liên hệ:
– Địa chỉ: 120 P. Ngọc Hà, Ngọc Hồ, Ba Đình, Hà Nội, Việt Nam
– Email: fnew88com@gmail.com
– Website: https://fnew88.com/
– Hotline: 0888744955
Tag: #new88 #new88online #new88today #nhacainew88 #new88casino #new88love #linknew88 #taiappnew88 #new888 #dangnhapnew88 #dangkynew88 #casinonew88 #neu88
QQ88 là nhà cái giải trí trực tuyến uy tín châu Á, sở hữu hệ sinh thái game đa dạng gồm casino live, thể thao, bắn cá, slot nổ hũ và xổ số. Nền tảng ổn định, bảo mật cao, nạp rút nhanh, hỗ trợ 24/7 cho người chơi Việt.
QQ88 là nhà cái trực tuyến được người chơi chọn lựa bởi độ uy tín vượt bậc , tại QQ88 nhà cái sở hữu hơn 100 tựa game cá cược khác nhau như casino, slot game, đá gà, thể thao,…
I was a bit skeptical at first, but 9awinlegit seems pretty legit. Deposited successfully and cashed out without any issues. Always a good sign! Check it out yourself: 9awinlegit
Brlbetapp1? Curti demais a plataforma! Interface limpa e fácil de usar, e os bônus são bem generosos. Vale a pena experimentar brlbetapp1.